Saturday, November 24, 2012

Masih Berjibaku dengan Glaukoma



Tak terasa sudah satu tahun saya sudah berjibaku dengan Glaukoma ini. setahun yang lalu mata ini sudah tak nyaman dengan kacamata ini, dan saya kira mata ini hanya membutuhkan kacamata baru. Setelah ke klinik, dokternya ga bilang ada penyakit tambahan, hanya dirujuk ke Polimata Sardjito (titik) tanpa penjelasan.

Itulah awalan saya tahu dengan sesuatu yang berbeda dengan diri ini. Ini sebuah kelainan yang merenggut banyak pengelihatan orang dengan cara yang pelan tapi mematikan, dan menjadi perenggut pengelihatan paling banyak kedua setelah katarak. penyakit irreversible dan gak bisa disembuhkan. statement ini pernah bikin saya shock dan berat badan jatuh ke titik terendah hanya dalam waktu satu bulan.

mungkin banyak dari teman-teman gak menyangka dan gak percaya kalo saya sakit, karena penyakit yang saya derita memang tak terlihat dari tanda-tanda fisik. fisik saya masih bisa buat lari sekian kilometer, mengangkat ini dan itu, dan beraktivitas dengan agenda padat.

dan setelah satu tahun berlalu, ternyata keadaannya bisa dibilang tidak membaik, syaraf retinaku makin menipis, pandanganku mulai diambil sedikit oleh si G. lapang pandang berkurang sedikit demi sedikit. dari check-up terakhir dokter meresepkan obat yang lebih kuat, karena obat sebelumnya tak bisa berpengaruh banyak.

Karena ini sudah terjadi, ya mau bagaimana lagi.. ini ujian dari Allah untuk menggugurkan dosa, tapi bukan berarti ini dijadikan alasan untuk hanya menyerah pada keadaan. ini memang tak bisa diakhiri hanya bisa mencegah supaya tak berlanjut ke stadium selanjutnya dan berakhir dengan kebutaan. mungkin ini akan jadi perjuangan panjang seperti perjuangan dakwah yang tak akan berakhir sampai mati.

Ya Allah kuatkanlah aku dalam jalan dakwahmu, dan kuatkanlah mata ini untuk bisa membantu mendakwahkan Din-Mu..

6 comments:

  1. sebahaya itukah?, saya baru tahu dan harus tahu sekarang..
    semoga di beri kesabaran dan kesembuhan

    ReplyDelete
  2. ya memang sebahaya itu.. lebih dari 50% penderita Glaukoma tak mngetahui dirinya terkena Glaukoma, kebanyakan menyadari pada titik pandagannya sudah mulai menghilang..

    ReplyDelete
  3. Saya menyesal, pernah dengan Fahmi tapi tidak mengetahui sakit yang ia alami. Semoga Allah memberikan yang terbaik atas kondisi ini dan setelahnya.

    ReplyDelete
  4. bang helmy: OK.. Jazakallah khair..

    ReplyDelete